GKI Klasis Priangan 百良安区会dimulai sejak 13 Agustus 1970 dengan enam jemaat sebagai anggota mula-mula.  Jemaat-jemaat yang tergabung dalam Klasis Priangan adalah Hok Im Tong 福音堂(sekarang GII Bandung), Un Tien Tong 恩典堂 (sekarang GKI Anugerah Bandung), Ka Im Tong 佳音堂 (sekarang GKIm Bandung), Eng Yao Tong 荣耀堂 (sekarang GKI Gloria Jakarta), Bong Un Tong 蒙恩堂 (sekarang GKI Bungur Jakarta) dan Ka Lam Tong 迦南堂 (sekarang GKI Kanaan Jakarta).

Dari penyebutan nama jemaat-jemaat di atas terasa nuansa kental etnik dan budaya Tionghoa khususnya Hokkian 福建, karena memang mereka yang berjemaat pada waktu itu mayoritas berlatar belakang budaya Tionghoa Hokkian.  4 Jemaat lebih banyak memakai dialek Hokkian (Hok Im Tong/GII, Eng Yao Tong/Pinangsia, Bong Un Tong/Bungur, Ka Lam Tong/Kanaan) dan  2 jemaat (Ka Im Tong/GKIm dan Un Tien Tong/GKI Anugerah) lebih banyak memakai dialek Hokchia.   Inilah bagian dari Tiong Hoa Kie Tok Kauw Hwee 中华基督教会 , selanjutnya menjadi Gereja Kristen Indonesia (GKI), yang masih sangat ketat memelihara serta mengembangkan ajaran Injili dan nilai-nilai budaya Tionghoa untuk menjadi berkat dan memuliakan nama Tuhan.

Read more...